BAB VI

IMAN KEPADA MALAIKAT & MAKHLUK GAIB SELAIN MALAIKAT

Ciptaan Allah SWT yang memiliki rupa atau bentuk yang paling bagus dan sempurna adalah manusia. Selain itu Allah SWT. juga menciptakan makhluk lain yaitu malaikat. Malaikat diciptakan dari cahaya yang bersifat gaib. Sehingga tidak bisa dilihat dan diraba oleh panca indera manusia.

Selain malaikat, Allah SWT. juga menciptakan jin, iblis, dan syetan. Mereka diciptakan dari  api dan hidup dialam rohani dan alam gaib.

Malaikat memiliki sifat-sifat yang baik dan mulia.Sedangkan jin, iblis dan syetan berlawanan dengan sifat malaikat. Walaupun keberadaan mereka tidak bisa dilihat oleh panca indera manusia, tapi kita wajib percaya akan keberadaannya.

A. IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH SWT.

Mempercayai dan meyakini akan adanya malaikat-malaikat Allah SWT merupakan rukun iman yang keenam. Secara  keseluruhan tidak bisa dipisah-pisahkan.

Pengertian Iman Kepada Malaikat.

Mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa malaikat itu benar-benar ada. Iman kepada Malaikat  termasuk rukun iman yang kedua.Sebagaimana firman Allah  yang tercantum dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 177.

لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

B.   NAMA, TUGAS DAN SIFAT MALAIKAT

1. Malaikat  Jibril.

Nama lain malaikat jibril adalah Ruhul Kudus,dan Ruhul Amin.Tugas Malaikat Jibril adalah menyampaikan wahyu.Malaikat Jibril  juga mendampingi  Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan isro’ mi’raj.Malaikat  Jibril berwujud seperti seorang laki-laki yang berpakaian serba putih,dan terkadang dengan wujud aslinya.Dan ini dijelaskan dalam Q.S.An-Najm : 4-5.
إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى
عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى

2.  Malaikat Mikail.

Malaikat mikail bertugas membagikan rizki kepada semua makhluk,juga mengatur hujan,angin,dan tanaman.

3. Malaikat Isrofil.

Malaikat Isrofil bertugas meniup sangkakala sebagai tanda hari kiamat.Peniupan itu merupakan pintu untuk masuk ke kehidupan akhirat.Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Yasiin : 51.
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الأجْدَاثِ إِلَى رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ

4. Malaikat Izrail.

Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa seluruh makhluk hidup saat ajalnya telah tiba.sebagaimana tercantum dalam Q.S.Al-An’am: 61
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لا يُفَرِّطُونَ

5 – 6. Malaikat Raqib dan Malaikat Atid.

Kedua malaikat inui bertugas mencatat amal makhluk hidup.Malaikat Raqib bertugas mencatat amal yang baik,sedangkan malaikat atid bertugas mencatat amal yang buruk.Nama lain dari malaikat Raqib dan Atid adalah Kiroman Katibi.Sebagaimana firman Allah SWT yang tercantum dalam Q.S. Qaf : 18.
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

7 – 8. Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir.

Malaikat ini bertugas menanyai ketika di alam kubur.

Rasulullah n bersabda:

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ -أَوْ قَالَ: أَحَدُكُم- أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لِأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالْآخَرُ النَّكِيْرُ، فَيَقُولَانِ: مَا كُنْتَ تَقُولُ فِيْ هَذَا الرَّجُلِ؟ فَيَقُولُ مَا كَانَ يَقُولُ: هُوَ عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. فَيَقُولَانِ: قَدْ كُنَّا نَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُولُ هَذَا. ثُمَّ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ سَبْعُونَ ذِرَاعًا فِي سَبْعِينَ، ثُمَّ يُنَوَّرُ لَهُ فِيْهِ ثُمَّ يُقَالُ لَهُ: نَمْ. فَيَقُولُ: ارْجِعْ إِلَى أَهْلِي فَأَخْبِرْهُمْ. فَيَقُولَانِ: نَمْ كَنَوْمَةِ الْعَرُوسِ الَّذِي لاَ يُوقِظُهُ إِلاَّ أَحَبَّ أَهْلِهِ إِلَيْهِ. حَتَّى يَبْعَثُهُ اللهُ مِنْ مَضْجَعِهِ ذَلِكَ؛ وَإِنْ كَانَ مُنَافِقًا قَالَ: سَمِعْتُ النَّاسَ يَقُولُونَ فَقُلْتُ مِثْلَهُ، لاَ أَدْرِي. فَيَقُولاَنِ: قَدْ كُنَّا نَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُولُ ذَلِكَ. فَيُقَالُ لِلْأَرْضِ: الْتَئِمِي عَلَيْهِ. فَتَلْتَئِمُ عَلَيْهِ فَتَخْتَلِفُ فِيْهَا أَضْلَاعُهُ فَلَا يَزَالُ فِيْهَا مُعَذَّبًا حَتَّى يَبْعَثُهُ اللهُ مِنْ مَضْجَعِهِ ذَلِكَ

Jika mayit atau salah seorang dari kalian telah dikubur, datang dua malaikat, hitam (tubuhnya), biru (kedua matanya), satu dari keduanya bernama Al-Munkar dan yang lain An-Nakir.1 Kedua malaikat bertanya kepada mayit: “Apa yang dulu kamu katakan tentang lelaki ini (yakni Rasulullah n)?” Dia pun menyatakan apa yang dulu dia katakan: “Lelaki itu adalah hamba Allah l dan Rasul-Nya, Asyhadu allailahaillallah wa anna Muhammadar rasulullah.” Kedua malaikat menimpali: “Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau mengatakan demikian.” Lalu diluaskan kubur untuknya 70 dzira’ (hasta) kali 70 dzira’, dan diterangi, kemudian dikatakan padanya: “Tidurlah engkau.” Berkatalah mayit: “Kembalikanlah aku pada keluargaku agar aku kabarkan kepada mereka.” Keduanya berkata: “Tidurlah engkau sebagaimana tidurnya pengantin, tidak ada yang membangunkan kecuali orang yang paling dicintainya.” Hingga nanti Allah l bangkitkan dari pembaringannya.

Adapun jika mayit adalah seorang munafik, dia akan akan menjawab: “Dahulu aku mendengar manusia mengatakan sesuatu, aku pun mengatakannya… aku tidak tahu.” Keduanya berkata: “Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau akan berkata demikian.” Maka dikatakan pada bumi: “Himpitlah dia!” Bumi pun mengimpit mayit hingga tulang-tulang rusuknya bertautan. Terus-menerus azab ditimpakan hingga Allah l bangkitkan ia dari kuburnya.

9. Malaikat  Malik.

Tugasnya adalah menjaga pintu neraka.Neraka merupakan suatu tempat di akhirat yang sangat menyedihkan.berupa api yang sangat panas.Neraka merupakan tempat bagi orang-orang yang ingkar,musrik,munafik,kafir dan banyak berdosa daripada amal kebaikannya.Sebagaimana firman Allah SWT yang tercantum dalam Q.S. At-Tahrim: 6.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
10. Malaikat Ridwan.

Malaikat ini bertugas menjaga pintu surga.Surga merupakan tempat untuk orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.Sebagaiman firman Allah SWT yang tercantum dalam Q.S.Az-Zumar : 73
وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا حَتَّى إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ

C. SIFAT-SIFAT MALAIKAT ALLAH SWT

*  Malaikat bersifat tawadlu’/tidak menyombongkan diri.
*  Patuh,tunduk,jujur,dan tidak durhaka kepada Allah SWT.
* Malaikat selalu bersujud kepada Allah SWT.
* Malaikat terbuat dari nur/cahaya
* Malaikat selalu bertasbihkepada Allah SWT.
* Malaikat tidak berjenis kelamin.
* Malaikat tidak makan dan minum
* Malaikat memohonkan ampun untuk orang-orang yang beriman
* Malaikat memberi salam pada ahli syurga.

D.  MAKHLUK GAIB SELAIN MALAIKAT

1. Jin

Jin termasuk makhluk halus yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.Diciptakan dari api yang panas.Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Ar-Rahman : 15.
وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ
Manusia dan jin diciptakan oleh Allah untuk beribadah .Hal ini tercantum dalam Q.S.An-Naml: 17.
وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ

2. Iblis  dan syetan

Iblis adalah makhuk gaib yang diciptakan dengan sifat sombong.Secara harfiah,iblis berarti yang habis harapan untuk memperoleh rahmat.Menganggap keadaannya lebih baik dari bahan ciptaan manusia yaitu dari tanah.

Hal ini tercantum dalam Q.S. Al-A’raf: 12.
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

Iblis dan syetan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam kehidupan nista.

Sesuai dengan Q.S. AL-A’raf: 16-17 Q.s
فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

Sifat-Sifat Jin,Iblis,dan Syetan

1. Jin diciptakan dari api,dan ada jin yang Islam dan ada yang kafir.
2. Iblis dan syetan diciptakan dari api,memiliki sifat mendurhakai Allah SWT.

E. SIKAP YANG MENCERMINKAN IMAN KEPADA MALAIKAT & MAKHLUK GAIB LAINNYA

1. Bertambahnya Iman kepada Allah SWT.
2. Disiplin/patuh menjalankan perintah Allah SWT.
3. Selalu berhati-hati dalam berbuat.
4. Selalu waspada.
5. Senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

_______________________________

Referensi tambahan :

http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di KELAS VII. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s